“LAPORAN STUDY TOUR”
“KE PULAU BALI”
Disusun guna memenuhi persyaratan
untuk Kenaikan Kelas (UKK)
Sekolah Menengah Atas Negeri
Mojogedang
Tahun Pelajaran 2013 / 2014
Di
susun oleh :
Nama
: Desy Triaryani
Kelas : XI IPS 1
NIS
:
3579
SMA NEGERI MOJOGEDANG
KABUPATEN KARANGAANYAR
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014
PENGESAHAN
Karya
Tulis ini telah disahkan oleh Pembimbing dan telah disahkan pada :
Hari
:
Tanggal
:
Tempat
: SMAN Mojogedang, Karanganyar
Mengetahui
Kepala
Sekolah Guru
Pembimbing
Dra.
Hj. Suliyastuti, M.M Darmadi,
S.Pd
NIP.
1963087 198903 2006 NIP.
19600628 198601 1004
MOTTO
1. Kegagalan adalah awal dari
keberhasilan
2. Jangan katakan “Tidak Bisa”
sebelum mencoba
3. Teman Terbaik adalah Seseorang
yang selalu mengingatkan kita dari Kesalahan
4. Kemarin adalah Kenangan, Sekarang
adalah Kenyataan, dan Besok adalah Tantangan
5. Terangi jalanmu dengan Kejujuran
dan Langkahkan kakimu dengan Kesabaran
6. Iman itu telanjang, Pakaiannya
Taqwa, Perhiasannya adalah Malu dan Buahnya adalah Ilmu
7. Jadilah manusia yang teguh
menghadapi berbagai cobaan dan Hiaslah dirimu dengan sifat Tamak dan Setia
8. Tiada kata seindah doa tapi
berdoa tanpa usaha itu dosa dan berusaha tanpa doa jadi hampa
PERSEMBAHAN
Dengan rasa hormat dan ucapan
terima kasih, Karya tulis ini di susun oleh Penulis dan dipersembahkan kepada :
1.
Ayah
dan Bunda yang telah memberikan perhatian dan doa sejak dini sampai saat ini
2.
Ibu
Dra. Hj. Suliyastuti, M.M Selaku Kepala SMAN MOJOGEDANG
3.
Bapak,
Ibu Guru Pembimbing Karya Tulis dan Keluarga Besar
4.
Bapak
Darmadi, S.Pd selaku guru pembimbing dan Wali Kelas XI IPS 1
5.
Teman
- teman Penulis dan Adik – adik kelas
6.
Para
Pembaca yang Budiman
KATA
PENGANTAR
Kami
panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayahnya. Sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ini guna memenuhi
salah satu syarat mengikuti UAS dan UANAS SMAN MOJOGEDANG tahun pelajaran 2013
/ 2014
Dengan
menyusun karya tulis ini Penulis menceritakan tentang pengalaman penulis selama
di Pulau Bali penyusun karya tulis ini berdasarkan keterangan yang ada.
Maka
dalam kesempatan ini Penulis tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang
sebesar – besarnya kepada :
1.
Dra.
Hj. Suliyastuti, M.M Selaku Kepala SMAN MOJOGEDANG
2.
Bapak
Darmadi, S.Pd Selaku Guru Pembimbing penulis karya tulis
3.
Sahabat
dan teman – teman seperjuangan dengan penulis
4.
Adik
– adik kelas tercinta
Akhir kata ini kami sangat
mengharapkan kritik dan saran dari pembaca sebagai masukan yang berharga untuk
lebih menyempurnakan karya tulis ini dan bermanfaat bagi kita semua.
Mojogedang, Maret 2014
Penulis,
DAFTAR
ISI
Halaman
Judul i
Halaman
Pengesahan ii
Halaman
Motto iii
Halaman
Persembahan iv
Halaman
Kata Pengantar v
Halaman
Daftar Isi vi
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
B.
Rumusan
Masalah
C.
Tujuan
Penelitian
D.
Manfaat
BAB II METODOLOGI
A.
Pelaksanaan
Kegiatan
B.
Metode
/ Teknik Penyusunan Data
C.
Struktur
Penulisan
BAB III PEMBAHASAN
DESKRIPSI LOKASI
A.
Pantai
Sanur
B.
Pantai
Tanjung Benoa
C.
Pantai
Dream Land
D.
GWK
(Garuda Wisnu Kencana)
E.
Pasar
Kertalangu
F.
Musium
Renon
G.
Dewata
H.
Pasar
Seni Sokawati
I.
Pantai
Kute
J.
Pusat
Perbelanjaan Joger
K.
Danau
Bedugul
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A.
Kesimpulan
B.
Saran
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Sekarang ini hampir sekolah – sekolah yang
mengadakan Study Tour yang digunakan sekaligus sebagai syarat untuk memenuhi
UTS dan UAN Tahun Pelajaran 2013 / 2014.
Pulau Bali merupakan salah satu Pulau
besar di Indonesia. Pulau Bali memiliki banyak tempat – tempat wisata yang
indah. Diantaranya Pantai Kute, Museum Renon, dll. Tempat wisata ini tidak
pernah sepi dari pengunjung. Selain itu, Pulau Bali juga menyediakan tempat
pusat oleh – oleh bagi para wisatawan.
Pulau Bali memiliki banyak sekali budaya
dan tradisi, tradisi yang masih di pertahankan sampai saat ini dan terjaga
dengan baik.
Selain diatas Pulau Bali masih memiliki
banyak sekali tempat wisata yang tidak kalah menariknya yang juga diminati oleh
turis local / mancanegara.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Bagaimana kondisi objek wisata di Pulau Bali ?
2.
Bagaimanakah kondisi masyarakat Pulau Bali
dengan adanya berbagai objek wisata ?
C.
Tujuan
Penelitian
Saya
mengikuti Study Tour ke Pulau Bali mempunyai tujuan untuk :
1.
Lebih
mengenal lingkungan alam yang berada di Pulau Bali yang nyaman
2.
Dapat
menambah wawasan dan ilmu pengetahuan pariwisata
3.
Lebih
mengenal sejarah Pulau Bali
D.
Manfaat
1.
Dapat
membuat dan menulis karya tulis dengan benar
2.
Dapat
menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang keindahan Pulau Bali yang merupakan
salah satu tempat pariwisata yang ada di Indonesia
3.
Meningkatkan
daya kreativitas dan pengetahuan yang mendalam
BAB II
METODOLOGI
A.
Tempat dan Waktu Wisata
1.
Tanggal 25 Februari 2014 : Kami berkumpul di
SMAN Mojogedang untuk pemberangkatan ke Pulau Bali dan berangkat sekitar pukul
09.00 WIB
2.
Tanggal 26 Februari 2014 : Penulis tiba di
Pulau Bali dan mulai mengunjungi :
Ø
Pantai Sanur
Ø
Pantai tanjung Benoa
Ø
Masjid Puja Mandala
Ø
Pantai dream Land
Ø
Garuda Wisnu Kencana (GWK)
3.
Tanggal 27 Februari 2014 : Hari kedua di Pulau
Bali, kami mengunjungi objek wisata :
Ø
Museum Renon
Ø
Dewata Oleh – oleh
Ø
Pasar Sokawati
Ø
Pantai Kuta
4.
Tanggal 28 Februari 2014 : Hari ketiga di
Pulau Bali dengan tujuan wisata :
Ø
Pusat Perbelanjaan Joger
Ø
Danau Bedugul
B.
Struktur
Penulisan
BAB I Pendahuluan
A.
Latar
Belakang
B.
Rumusan
Masalah
C.
Tujuan
Penelitian
D.
Manfaat
BAB II Metodologi
A.
Pelaksanaan
Kegiatan
B.
Metode
/ Teknik Penyusunan Data
C.
Struktur
Penulisan
BAB III Pembahasan
Deskripsi Lokasi
A.
Pantai
Sanur
B.
Pantai
Tanjung Benoa
C.
Pantai
Dream Land
D.
GWK
(Garuda Wisnu Kencana)
E.
Pasar
Kertalangu
F.
Musium
Renon
G.
Dewata
H.
Pasar
Seni Sokawati
I.
Pantai
Kute
J.
Pusat
Perbelanjaan Joger
K.
Danau
Bedugul
Bab IV Kesimpulan Dan Saran
A.
Kesimpulan
B.
Saran
C.
Metode
Penulisan
Sebagai usaha untuk memperoleh data dan
informasi yang lengkap dan jelas. Penulisan menggunakan berbagai macam metode
pengumpulan data, mencari informasi dari berbagai macam keterangan yang pada
akhirnya dapat tersusun laporan ini adalah :
1.
Metode
Observasi
Dalam
metode ini, Penulis melihat kegiatan jalannya Study Tour di Pulau Bali.
2.
Buku
Dalam
Buku ini, Penulis mendapat informasi dari Buku Sejarah Pulau Bali
3.
Wawancara
Dalam
metode ini, Penulis melakukan wawancara dengan Pemandu Wisata maupun Tokoh adat
disana.
BAB III
PEMBAHASAN
A.
Deskripsi
Pulau Bali
a.
Bali
sebagai Pulau Dewata
Bali berasal dari kata “BALI”
dalam bahasa sansekerta berarti “Kekuatan” dan dari bahasa Bali “BALI” berarti
“Pengorbanan” yang arrtinya agar kita tidak melupakan kekuatan kita dan selalu
siap untuk berkorban. Bali mempunya dua Pahlawan yang sangat berjasa dalam
mempertahankan wilayah Bali yaitu Gusti
Ngurah Rai dan I Gusti Ketut Jelantik. Pulau Bali disebut Pulau Dewata karena
memiliki ciri khas tersendiri yaitu mayoritas penduduknya beragama Hindu dan
mereka menyembah Dewa sebagai perwujudan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam penyembahan
di Bali, sesaji dan upacara khusus menjadi daya tarik untuk para wisatawan
lokal maupun mancanegara.
b.
Letak
Geografis Pulau Bali
Pulau
Bali adalah bagian dari Kepulauan sunda kecil sepanjang 153 Km dan lebar 112
Km, sekitar 3,2 Km dari Pulau Jawa. Secara astronomi Bali terletak di 8º25'23''
LS dan 115º4'55'' LT yang membuatnya beriklim tropis seperti Indonesia yang
lainnya.
Luas
wilayah Provinsi Bali adalah ± 5.623.86 Km atau 0,29 % Luas wilayah Indonesia.
Secara administrasi Provinsi Bali terbagi atas 9 Kabupaten, 55 Kecamatan, dan
701 Desa atau Kelurahan. Ibukota Bali adalah Denpasar.
Batas – batas wilayah
Pulau Bali :
a.
Utara
: Laut Bali
b.
Selatan
: Samudera Indonesia
c.
Barat
: Selat Bali, Provinsi
Jawa Timur
d.
Timur
: Provinsi Nusa Tenggara
Timur
c.
Topografi
Di tengah – tengah Pulau Bali
terbentang Pegunungan yang memanjang dari Barat ke Timur. Gunung tersebut
adalah Gunung Merbuk (1.386 M), Gunung Parai (1.414 M), Gunung Watukara (2.276
M), Gunung Panggilingan (2.098 M), Gunung Batur (1.717 M), dan Gunung Agung
(3.140 M). diantara gunung – gunung tersebut yang aktif adalah Gunung Batur dan
Gunung Agung. Dibagian selatan Gunung Batur terdapat semacam bukit kapur dengan
puncaknya setinggi 529 M.
Adanya pegunungan tersebut
menyebabkan daerah Bali secara Geografis terbagi menjadi dua bagian yang tidak
sama yaitu Bali Utara dengan dataran rendah yang sempit dan kurang landai, dan
Bali Selatan dengan dataran – dataran yang luas dan landai. Kemiringan lahan
Pulau Bali terdiri dari Lahan datar (0 – 2 %) seluas 122.652 ha. Lahan
bergelombang (2 – 15 %) seluas 118.339 ha. Lahan curam (15 – 40 %) seluas
190.486 ha dan lahan sangat curam ( > 40 %) seluas 132.189 ha.
Provinsi Bali memiliki 3 (tiga)
buah danau yang berlokasi di daerah pegunungan yaitu Danau Beratan dengan luas
± 370 ha. Danau Tamblingan dengan luas ± 110 ha dan Danau Batur dengan luas ±
1718.751 ha.
d.
Penduduk
Bali
Penduduk Bali kira – kira
sejumlah 4 Juta Jiwa, dengan mayoritas 92,3 %menganut agama Hindu. Agama
lainnya adalah agama Islam, Protestan, Katholik, dan Budha.
Selain dari sektor pariwisata,
penduduk Bali juga hidup dari pertanian dan perikanan, sebagian juga menjadi
Seniman. Bahasa yang digunakan di Bali adalah Bahasa Indonesi, Bahasa Bali dan
Bahasa Inggris khususnya yang bekerja di sektor pariwisata.
Bahasa Bali dan Bahasa Indonesia
adalah Bahasa yang paling luas pemakaiannya di Bali dan sebagaimana penduduk di
Indonesia lainnya sebagian besar masyarakat Bali adalah Bilingual atau bahkan
Trilingual.
B.
Deskripsi
Lokasi Wisata
1.
Pantai
Sanur
Pantai Sanur adalah sebuah tempat
pelancongan pariwisata yang terkenal di Pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah
persis disebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kotamadya
Denpasar.
Karena memiliki ombak yang cukup
tenang, maka Pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing layaknya Pantai
Kuta. Tidak jauh lepas Pantai Sanur juga lokasi wisata selam dan snorkeling.
Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para
penyelam dari semua tingkatan keahlian.
Pantai Sanur juga dikenal sebagai
Sunrise Beach (Pantai Matahari Terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.
Karena lokasinya yang berada
disebelah timur pulau Bali, maka pantai Bali ini menjadi lokasi yang tepat
untuk menikmati Sunrise (Matahari Terbit). Hal ini menjadikan tempat wisata
makin menarik, bahkan ada sebuah ruas di pantai Sanur ini yang bernama Pantai
Matahari Terbit karena pemandangan saat matahari terbit sangat indah jika
dilihat dari sana.
Sepanjang pantai Bali ini menjadi
tempat yang pas untuk melihat matahari terbit. Apalagi sekarang sudah dibangun
semacam sanderan yang berisi pondok – pondok mungil yang bisa dijadikan tempat
duduk – duduk menunggu matahari terbit. Selain itu, ombak dipantai ini relatif
lebih tenang sehingga sangat cocok untuk ajang rekreasi pantai anak – anak dan
tidak berbahaya.
2.
Pantai
Tanjung Benoa
Tanjung Benoa adalah sebuah
kelurahan diwilayah Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Bali.
Tanjung Benoa merupakan tempat
wisata di Bali yang terkenal akan pantainya. Pantai ini juga merupakan sarana
wahana air seperti Banana Boat, Scuba Diving, Surfing, dll. Selain itu,
terdapat pelayaranmenuju Pulau Penyu tempat hidup seekor Kura – kura, Ular,
Jalak Bali, dan sebagainya.
3.
Pantai Dreamland
Pantai Dreamland adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di
sebelah selatan Bali di daerah bernama Pecatu. Pantai Dreamland
dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu
karang yang lumayan besar di sekitar pantai.
Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai
Kuta. Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang begitu
memikat mata untuk dipandang. Lokasi berpasir putih bersih di pantai sempit
tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati matahari tenggelam atau
sekedar menyaksikan atraksi para peselancar. Ombaknya yang tinggi dan besar
banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing)
4. Garuda Wisanu Kencana (GWK)
Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK)
adalah sebuah taman wisata di bagian selatan Pulau Bali. Taman wisata ini
terletak di Tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung. Di areal taman budaya ini
direncanakan akan didirikan sebuah Landmark atau maskot Bali, yakni patung
berukuran Raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya Garuda
setinggi 12 Meter.
5.
Pasar
Kertalangu
Desa Kesiman Kertalangu merupakan sebuah Desa
Berwawasan Budaya di Kota Denpasar. Letaknya yang strategis, membuat Desa ini
menjadi Desa kunjungan para wisatawan domestik maupun mancanegara. Jarak Desa
Kesiman Kertalangu dengan pusat Kota Denpasar hanya kurang lebih 5,5 Km dengan
waktu tempuh kurang lebih 10 menit. Dengan kondisi seperti ini, Desa Kesiman
Kertalangu menjadi salah satu alternatif lokasi wisata di Pusat Kota Denpasar.
6. Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Museum Renon)
Monumen yang
terletak di kawasan Lapangan Renon ini memang sangat
menarik perhatian bagi semua orang karena tempatnya yang terawat dengan baik
dan bersih dan lengkap dengan menara yang menjulang ke angkasa yang mempunyai
arsitektur khas Bali yang indah. Lokasi monumen ini juga sangat strategis
karena terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali yang juga
di depan Gedung DPRD Provinsi Bali tepatnya di Lapangan Renon Nitimandala.
Tempat ini merupakan tempat pertempuran jaman kemerdekaan antara rakyat Bali
melawan pasukan penjajah. Perang ini terkenal dengan sebutan "Perang Puputan" yang berarti perang habis-habisan.
Monumen ini didirikan untuk memberi penghormatan pada para pahlawan serta
merupakan lambang penghormatan atas perjuangan rakyat Bali.
7.
Pusat
Perbelanjaan “DEWATA”
Dewata
adalah salah satu toko souvenir
dan oleh – oleh khas Bali. Dewata selalu memberikan pelayanan terbaik
dan kepuasan dalam berbelanja kepada seluruh pengunjung maupun pelanggan.
Dewata memberikan beraneka pilihan produk – produk yang selalu mencitrakan unsur dan nuansa etnik Bali di
setiap produk. Ditunjang dengan kualitas yang terjamin dan harga yang sangat
terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Dewata
menjual pakaian, kerajinan
tangan dan aneka makanan khas Bali , Dewata juga menawarkan lokasi
yang sangat strategis dekat tempat wisata Pantai Sanur, dengan akses perjalanan
yang sangat mudah ditempuh dari beragam tempat wisata lainnya. Hamparan area
parkir yang sangat luas merupakan salah satu upaya Dewata untuk memberikan
kepuasan, kenyamanan, dan keamanan kepada semua pengunjung.
8. Pasar Seni Sukowati
Objek wisata pasar seni Sukawati, Bali. Obyek wisata pasar
Seni Sukawati merupakan sebuah pasar yang sangat terkenal di Bali karena
menjual pakaian-pakaian dan barang-barang seni khas Bali dengan harga murah.
Barang-barang yang di tawarkan di pasar sukawati spt; baju kemeja, T-shirt,
sarong pantai yang disablon dengan ukiran atau gambaran seni dari Bali,
patung-patung, lukisan, tas, dompet, payung, sandal, lukisan dan barang
kerajinan tangan lainnya. Sangat pas sekali bagi yang mau membeli oleh-oleh
chiri khas produsi Bali. Pasar tradisional ini terletak di Kabupaten Gianyar,
20 km ke sebelah timur kota Denpasar / 30 km dari kawasan wisata Kuta.
9. Pantai Kuta
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di
sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta
terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis
mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal
70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam
(sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.
Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat
permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga
menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di
sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach
Club, Kamasutra, adalah beberapa club
paling ramai di sepanjang pantai Kuta.
10.
JOGER
Toko Pabrik
Kata-Kata Joger adalah salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat kita
berkunjung ke Bali. Sebagaimana Dagadu di Jogja, Joger adalah ikon untuk toko
souvenir berupa kata-kata lucu yang sebenarnya banyak mengandung filsafat
hidup.
Adalah
Joseph Theodorus Wulianadi, lelaki kelahiran Kota Denpasar, 9 September 1951,
yang mendirikan. Pak Joseph yang menyebut dirinya memang berbeda dari yang
lain, merdeka, tidak terikat, dan unik. Karakter inilah yang kemudian melekat
pada berbagai produk Joger.
Bermula dari
sebuah toko souvenir kecil di Jalan Sulawesi, Denpasar, di depan Pasar Badung,
nama Joger resmi dilahirkan tanggal 19 Januari 1981. Nama ini melekat terus,
hingga akhirnya pada tanggal 7 Juli 1987, Joger membuka satu toko souvenir besar
di Jalan Raya Kuta, Bali, yang semakin ramai, hingga kini. Tadinya, Mr Joger
memutuskan hanya ada satu toko besar ini. Tetapi kemudian karena membludaknya
pengunjung hingga sering memacetkan jalan di sekitar Kuta, Joger akhirnya
membuka lagi satu toko yang menyediakan barang-barang yang sama di Tabanan, ke
arah Bedugul.
11. Danau Bedugul
Danau
Bedugul berlokasi pada ketinggian daratan sekitar 1.239 meter di atas
permukaan air laut dan terdapat sebuah pura di pinggir danau
Bedugul yang bernama Pura Ulun Danau Beratan. Keunikan inilah yang membuat
wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang berkunjung sangat terkesan.
Mereka tidak hanya bisa melakukan wisata sejarah, namun juga dapat menikmati
keindahan alam di kawasan tersebut. Danau Bedugul para wisatawan akan
disambut oleh warna-warni bunga, pepohonan cemara yang rindang, dan hijaunya
rerumputan.
Tempat
wisata ini sudah dilengkapi dengan fasilitas parkir yang memadai, toilet, dan
taman bermain untuk anak-anak. Warung- warung kecil maupun restoran dengan
berbagai menu yang menarik juga dekat dikawasan ini. Bagi wisatawan yang ingin
berlama-lama, dapat memilih penginapan yang sesuai dengan isi kantong. Sangat
cocok jika berlibur ke Bali bersama teman maupun keluarga.
BAB IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Setelah
Penulis mengikuti berbagai kegiatan dan juga melakukan penelitian, akhirnya
penulis dapat menyimpulkan beberapa hal, yaitu :
1.
Kita
sebagai generasi muda yang baik harus ikut melestarikan kebudayaan ini bukan
hanya di Pulau Bali saja, melainkan di seluruh pelosok – pelosok nusantara
kita.
2.
Indonesia
Negara dengan berbagai Pulau yang memiliki beragam kebudayaan serta pesona
kehidupan alam yang sangat luar biasa indahnya tidak kalah dengan Negara –
Negara lain.
B.
Saran
Setelah
melakukan perjalanan dan observasi langsung dari lokasi perjalanan. Penulis
memberikan saran sebagai berikut :
1.
Beramah
tamahlah dan berlaku sopan pada Negara lain karena beramah tamah dan berlaku
sopan itu mencerminkan rasa kepribadian yang luhur.
2.
Sebagai
generasi muda, supaya menjaga dan melestarikan, jangan sampai kekayaan
Indonesia di rebut oleh Negara lain.
3.
Tingkatkan
mutu belajar dan raihlah ilmu sedalam – dalamnya dan juga tingkatkan
pengetahuan tentang kebudayaan.
DAFTAR PUSTAKA
5.
Herman
ra syid,prandito,supri hadi-1999. Atlas sejarah Nasional Surabaya: PT;Karya
pembina swadaya
Lucky Club Casino Site
BalasHapusThe luckyclub.live Lucky Club Casino Site is an exciting and convenient way to get on with your family, friends, and the place you love to play. Join now and start earning points