Minggu, 19 Oktober 2014

Laporan Karya Tulis ke Pulau Bali

“LAPORAN STUDY TOUR”
“KE PULAU BALI”


Disusun guna memenuhi persyaratan untuk Kenaikan Kelas (UKK)
Sekolah Menengah Atas Negeri Mojogedang
Tahun Pelajaran 2013 / 2014

Di susun oleh :
Nama         : Desy Triaryani
Kelas          : XI IPS 1
NIS           : 3579


SMA NEGERI MOJOGEDANG
KABUPATEN KARANGAANYAR

TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014



PENGESAHAN

Karya Tulis ini telah disahkan oleh Pembimbing dan telah disahkan pada :
Hari                 :
Tanggal           :
Tempat            : SMAN Mojogedang, Karanganyar





Mengetahui
Kepala Sekolah                                                                       Guru Pembimbing



Dra. Hj. Suliyastuti, M.M                                                       Darmadi, S.Pd
NIP. 1963087 198903 2006                                                   NIP. 19600628 198601 1004















MOTTO

1.      Kegagalan adalah awal dari keberhasilan
2.      Jangan katakan “Tidak Bisa” sebelum mencoba
3.      Teman Terbaik adalah Seseorang yang selalu mengingatkan kita dari Kesalahan
4.      Kemarin adalah Kenangan, Sekarang adalah Kenyataan, dan Besok adalah Tantangan
5.      Terangi jalanmu dengan Kejujuran dan Langkahkan kakimu dengan Kesabaran
6.      Iman itu telanjang, Pakaiannya Taqwa, Perhiasannya adalah Malu dan Buahnya adalah Ilmu
7.      Jadilah manusia yang teguh menghadapi berbagai cobaan dan Hiaslah dirimu dengan sifat Tamak dan Setia
8.      Tiada kata seindah doa tapi berdoa tanpa usaha itu dosa dan berusaha tanpa doa jadi hampa



















PERSEMBAHAN

Dengan rasa hormat dan ucapan terima kasih, Karya tulis ini di susun oleh Penulis dan dipersembahkan kepada :
1.      Ayah dan Bunda yang telah memberikan perhatian dan doa sejak dini sampai saat ini
2.      Ibu Dra. Hj. Suliyastuti, M.M Selaku Kepala SMAN MOJOGEDANG
3.      Bapak, Ibu Guru Pembimbing Karya Tulis dan Keluarga Besar
4.      Bapak Darmadi, S.Pd selaku guru pembimbing dan Wali Kelas XI IPS 1
5.      Teman - teman Penulis dan Adik – adik kelas
6.      Para Pembaca yang Budiman






















KATA PENGANTAR

            Kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ini guna memenuhi salah satu syarat mengikuti UAS dan UANAS SMAN MOJOGEDANG tahun pelajaran 2013 / 2014
            Dengan menyusun karya tulis ini Penulis menceritakan tentang pengalaman penulis selama di Pulau Bali penyusun karya tulis ini berdasarkan keterangan yang ada.
            Maka dalam kesempatan ini Penulis tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :
1.      Dra. Hj. Suliyastuti, M.M Selaku Kepala SMAN MOJOGEDANG
2.      Bapak Darmadi, S.Pd Selaku Guru Pembimbing penulis karya tulis
3.      Sahabat dan teman – teman seperjuangan dengan penulis
4.      Adik – adik kelas tercinta
            Akhir kata ini kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca sebagai masukan yang berharga untuk lebih menyempurnakan karya tulis ini dan bermanfaat bagi kita semua.




Mojogedang,    Maret 2014
                                                                                               

                        Penulis,








DAFTAR ISI

Halaman Judul                                                                                                            i
Halaman Pengesahan                                                                                                  ii
Halaman Motto                                                                                                           iii
Halaman Persembahan                                                                                                iv
Halaman Kata Pengantar                                                                                            v
Halaman Daftar Isi                                                                                                     vi
BAB I             PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
B.     Rumusan Masalah
C.     Tujuan Penelitian
D.    Manfaat
BAB II            METODOLOGI
A.    Pelaksanaan Kegiatan
B.     Metode / Teknik Penyusunan Data
C.     Struktur Penulisan
BAB III          PEMBAHASAN
         DESKRIPSI LOKASI
A.    Pantai Sanur
B.     Pantai Tanjung Benoa
C.     Pantai Dream Land
D.    GWK (Garuda Wisnu Kencana)
E.     Pasar Kertalangu
F.      Musium Renon
G.    Dewata
H.    Pasar Seni Sokawati
I.       Pantai Kute
J.       Pusat Perbelanjaan Joger
K.    Danau Bedugul
BAB IV          KESIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan
B.     Saran




BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
      Sekarang ini hampir sekolah – sekolah yang mengadakan Study Tour yang digunakan sekaligus sebagai syarat untuk memenuhi UTS dan UAN Tahun Pelajaran 2013 / 2014.
      Pulau Bali merupakan salah satu Pulau besar di Indonesia. Pulau Bali memiliki banyak tempat – tempat wisata yang indah. Diantaranya Pantai Kute, Museum Renon, dll. Tempat wisata ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Selain itu, Pulau Bali juga menyediakan tempat pusat oleh – oleh bagi para wisatawan.
      Pulau Bali memiliki banyak sekali budaya dan tradisi, tradisi yang masih di pertahankan sampai saat ini dan terjaga dengan baik.
      Selain diatas Pulau Bali masih memiliki banyak sekali tempat wisata yang tidak kalah menariknya yang juga diminati oleh turis local / mancanegara.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana kondisi objek wisata di Pulau Bali ?
2.      Bagaimanakah kondisi masyarakat Pulau Bali dengan adanya berbagai objek wisata ?

C.     Tujuan Penelitian
Saya mengikuti Study Tour ke Pulau Bali mempunyai tujuan untuk :
1.      Lebih mengenal lingkungan alam yang berada di Pulau Bali yang nyaman
2.      Dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan pariwisata
3.      Lebih mengenal sejarah Pulau Bali

D.    Manfaat
1.      Dapat membuat dan menulis karya tulis dengan benar
2.      Dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang keindahan Pulau Bali yang merupakan salah satu tempat pariwisata yang ada di Indonesia
3.      Meningkatkan daya kreativitas dan pengetahuan yang mendalam


BAB II
METODOLOGI

A.    Tempat dan Waktu Wisata
1.      Tanggal 25 Februari 2014 : Kami berkumpul di SMAN Mojogedang untuk pemberangkatan ke Pulau Bali dan berangkat sekitar pukul 09.00 WIB
2.      Tanggal 26 Februari 2014 : Penulis tiba di Pulau Bali dan mulai mengunjungi :
Ø  Pantai Sanur
Ø  Pantai tanjung Benoa
Ø  Masjid Puja Mandala
Ø  Pantai dream Land
Ø  Garuda Wisnu Kencana (GWK)
3.      Tanggal 27 Februari 2014 : Hari kedua di Pulau Bali, kami mengunjungi objek wisata :
Ø  Museum Renon
Ø  Dewata Oleh – oleh
Ø  Pasar Sokawati
Ø  Pantai Kuta
4.      Tanggal 28 Februari 2014 : Hari ketiga di Pulau Bali dengan tujuan wisata :
Ø  Pusat Perbelanjaan Joger
Ø  Danau Bedugul











B.     Struktur Penulisan
BAB I      Pendahuluan
A.    Latar Belakang
B.     Rumusan Masalah
C.     Tujuan Penelitian
D.    Manfaat
BAB II     Metodologi
A.    Pelaksanaan Kegiatan
B.     Metode / Teknik Penyusunan Data
C.     Struktur Penulisan
BAB III   Pembahasan
Deskripsi Lokasi
A.    Pantai Sanur
B.     Pantai Tanjung Benoa
C.     Pantai Dream Land
D.    GWK (Garuda Wisnu Kencana)
E.     Pasar Kertalangu
F.      Musium Renon
G.    Dewata
H.    Pasar Seni Sokawati
I.       Pantai Kute
J.       Pusat Perbelanjaan Joger
K.    Danau Bedugul
Bab IV     Kesimpulan Dan Saran
A.    Kesimpulan
B.     Saran







C.       Metode Penulisan
      Sebagai usaha untuk memperoleh data dan informasi yang lengkap dan jelas. Penulisan menggunakan berbagai macam metode pengumpulan data, mencari informasi dari berbagai macam keterangan yang pada akhirnya dapat tersusun laporan ini adalah :
1.      Metode Observasi
Dalam metode ini, Penulis melihat kegiatan jalannya Study Tour di Pulau Bali.
2.      Buku
Dalam Buku ini, Penulis mendapat informasi dari Buku Sejarah Pulau Bali
3.      Wawancara
Dalam metode ini, Penulis melakukan wawancara dengan Pemandu Wisata maupun Tokoh adat disana.
















BAB III
PEMBAHASAN

A.    Deskripsi Pulau Bali
a.       Bali sebagai Pulau Dewata
Bali berasal dari kata “BALI” dalam bahasa sansekerta berarti “Kekuatan” dan dari bahasa Bali “BALI” berarti “Pengorbanan” yang arrtinya agar kita tidak melupakan kekuatan kita dan selalu siap untuk berkorban. Bali mempunya dua Pahlawan yang sangat berjasa dalam mempertahankan wilayah Bali yaitu  Gusti Ngurah Rai dan I Gusti Ketut Jelantik. Pulau Bali disebut Pulau Dewata karena memiliki ciri khas tersendiri yaitu mayoritas penduduknya beragama Hindu dan mereka menyembah Dewa sebagai perwujudan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam penyembahan di Bali, sesaji dan upacara khusus menjadi daya tarik untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara.
b.      Letak Geografis Pulau Bali
Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan sunda kecil sepanjang 153 Km dan lebar 112 Km, sekitar 3,2 Km dari Pulau Jawa. Secara astronomi Bali terletak di 8º25'23'' LS dan 115º4'55'' LT yang membuatnya beriklim tropis seperti Indonesia yang lainnya.
Luas wilayah Provinsi Bali adalah ± 5.623.86 Km atau 0,29 % Luas wilayah Indonesia. Secara administrasi Provinsi Bali terbagi atas 9 Kabupaten, 55 Kecamatan, dan 701 Desa atau Kelurahan. Ibukota Bali adalah Denpasar.
Batas – batas wilayah Pulau Bali :
a.       Utara                  : Laut Bali
b.      Selatan   : Samudera Indonesia
c.       Barat                  : Selat Bali, Provinsi Jawa Timur
d.      Timur                 : Provinsi Nusa Tenggara Timur

c.       Topografi
Di tengah – tengah Pulau Bali terbentang Pegunungan yang memanjang dari Barat ke Timur. Gunung tersebut adalah Gunung Merbuk (1.386 M), Gunung Parai (1.414 M), Gunung Watukara (2.276 M), Gunung Panggilingan (2.098 M), Gunung Batur (1.717 M), dan Gunung Agung (3.140 M). diantara gunung – gunung tersebut yang aktif adalah Gunung Batur dan Gunung Agung. Dibagian selatan Gunung Batur terdapat semacam bukit kapur dengan puncaknya setinggi 529 M.
Adanya pegunungan tersebut menyebabkan daerah Bali secara Geografis terbagi menjadi dua bagian yang tidak sama yaitu Bali Utara dengan dataran rendah yang sempit dan kurang landai, dan Bali Selatan dengan dataran – dataran yang luas dan landai. Kemiringan lahan Pulau Bali terdiri dari Lahan datar (0 – 2 %) seluas 122.652 ha. Lahan bergelombang (2 – 15 %) seluas 118.339 ha. Lahan curam (15 – 40 %) seluas 190.486 ha dan lahan sangat curam ( > 40 %) seluas 132.189 ha.
Provinsi Bali memiliki 3 (tiga) buah danau yang berlokasi di daerah pegunungan yaitu Danau Beratan dengan luas ± 370 ha. Danau Tamblingan dengan luas ± 110 ha dan Danau Batur dengan luas ± 1718.751 ha.

d.      Penduduk Bali
Penduduk Bali kira – kira sejumlah 4 Juta Jiwa, dengan mayoritas 92,3 %menganut agama Hindu. Agama lainnya adalah agama Islam, Protestan, Katholik, dan Budha.
Selain dari sektor pariwisata, penduduk Bali juga hidup dari pertanian dan perikanan, sebagian juga menjadi Seniman. Bahasa yang digunakan di Bali adalah Bahasa Indonesi, Bahasa Bali dan Bahasa Inggris khususnya yang bekerja di sektor pariwisata.
Bahasa Bali dan Bahasa Indonesia adalah Bahasa yang paling luas pemakaiannya di Bali dan sebagaimana penduduk di Indonesia lainnya sebagian besar masyarakat Bali adalah Bilingual atau bahkan Trilingual.

B.     Deskripsi Lokasi Wisata
1.      Pantai Sanur
Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di Pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis disebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kotamadya Denpasar.
Karena memiliki ombak yang cukup tenang, maka Pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing layaknya Pantai Kuta. Tidak jauh lepas Pantai Sanur juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.
Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise Beach (Pantai Matahari Terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.
Karena lokasinya yang berada disebelah timur pulau Bali, maka pantai Bali ini menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati Sunrise (Matahari Terbit). Hal ini menjadikan tempat wisata makin menarik, bahkan ada sebuah ruas di pantai Sanur ini yang bernama Pantai Matahari Terbit karena pemandangan saat matahari terbit sangat indah jika dilihat dari sana.
Sepanjang pantai Bali ini menjadi tempat yang pas untuk melihat matahari terbit. Apalagi sekarang sudah dibangun semacam sanderan yang berisi pondok – pondok mungil yang bisa dijadikan tempat duduk – duduk menunggu matahari terbit. Selain itu, ombak dipantai ini relatif lebih tenang sehingga sangat cocok untuk ajang rekreasi pantai anak – anak dan tidak berbahaya.

2.      Pantai Tanjung Benoa
Tanjung Benoa adalah sebuah kelurahan diwilayah Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Bali.
Tanjung Benoa merupakan tempat wisata di Bali yang terkenal akan pantainya. Pantai ini juga merupakan sarana wahana air seperti Banana Boat, Scuba Diving, Surfing, dll. Selain itu, terdapat pelayaranmenuju Pulau Penyu tempat hidup seekor Kura – kura, Ular, Jalak Bali, dan sebagainya.

3.      Pantai Dreamland
Pantai Dreamland adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Bali di daerah bernama Pecatu. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai.
Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai Kuta. Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang begitu memikat mata untuk dipandang. Lokasi berpasir putih bersih di pantai sempit tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati matahari tenggelam atau sekedar menyaksikan atraksi para peselancar. Ombaknya yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing)

4.      Garuda Wisanu Kencana (GWK)
Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah sebuah taman wisata di bagian selatan Pulau Bali. Taman wisata ini terletak di Tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung. Di areal taman budaya ini direncanakan akan didirikan sebuah Landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran Raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya Garuda setinggi 12 Meter.

5.      Pasar Kertalangu
Desa Kesiman Kertalangu merupakan sebuah Desa Berwawasan Budaya di Kota Denpasar. Letaknya yang strategis, membuat Desa ini menjadi Desa kunjungan para wisatawan domestik maupun mancanegara. Jarak Desa Kesiman Kertalangu dengan pusat Kota Denpasar hanya kurang lebih 5,5 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit. Dengan kondisi seperti ini, Desa Kesiman Kertalangu menjadi salah satu alternatif lokasi wisata di Pusat Kota Denpasar.

6.      Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Museum Renon)
Monumen yang terletak di kawasan Lapangan Renon ini memang sangat menarik perhatian bagi semua orang karena tempatnya yang terawat dengan baik dan bersih dan lengkap dengan menara yang menjulang ke angkasa yang mempunyai arsitektur khas Bali yang indah. Lokasi monumen ini juga sangat strategis karena terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali yang juga di depan Gedung DPRD Provinsi Bali tepatnya di Lapangan Renon Nitimandala. Tempat ini merupakan tempat pertempuran jaman kemerdekaan antara rakyat Bali melawan pasukan penjajah. Perang ini terkenal dengan sebutan "Perang Puputan" yang berarti perang habis-habisan. Monumen ini didirikan untuk memberi penghormatan pada para pahlawan serta merupakan lambang penghormatan atas perjuangan rakyat Bali.



7.      Pusat Perbelanjaan “DEWATA”
Dewata adalah salah satu toko souvenir dan oleh – oleh khas Bali. Dewata selalu memberikan pelayanan terbaik dan kepuasan dalam berbelanja kepada seluruh pengunjung maupun pelanggan. Dewata memberikan beraneka pilihan produk – produk yang selalu mencitrakan unsur dan nuansa etnik Bali di setiap produk. Ditunjang dengan kualitas yang terjamin dan harga yang sangat terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Dewata menjual  pakaian, kerajinan tangan dan aneka makanan khas Bali , Dewata juga menawarkan lokasi yang sangat strategis dekat tempat wisata Pantai Sanur, dengan akses perjalanan yang sangat mudah ditempuh dari beragam tempat wisata lainnya. Hamparan area parkir yang sangat luas merupakan salah satu upaya Dewata untuk memberikan kepuasan, kenyamanan, dan keamanan kepada semua pengunjung.

8.  Pasar Seni Sukowati 
Objek wisata pasar seni Sukawati, Bali. Obyek wisata pasar Seni Sukawati merupakan sebuah pasar yang sangat terkenal di Bali karena menjual pakaian-pakaian dan barang-barang seni khas Bali dengan harga murah. Barang-barang yang di tawarkan di pasar sukawati spt; baju kemeja, T-shirt, sarong pantai yang disablon dengan ukiran atau gambaran seni dari Bali, patung-patung, lukisan, tas, dompet, payung, sandal, lukisan dan barang kerajinan tangan lainnya. Sangat pas sekali bagi yang mau membeli oleh-oleh chiri khas produsi Bali. Pasar tradisional ini terletak di Kabupaten Gianyar, 20 km ke sebelah timur kota Denpasar / 30 km dari kawasan wisata Kuta.

9.    Pantai Kuta
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasaribu kota BaliIndonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.
Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.

10.     JOGER
Toko Pabrik Kata-Kata Joger adalah salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat kita berkunjung ke Bali. Sebagaimana Dagadu di Jogja, Joger adalah ikon untuk toko souvenir berupa kata-kata lucu yang sebenarnya banyak mengandung filsafat hidup.
Adalah Joseph Theodorus Wulianadi, lelaki kelahiran Kota Denpasar, 9 September 1951, yang mendirikan. Pak Joseph yang menyebut dirinya memang berbeda dari yang lain, merdeka, tidak terikat, dan unik. Karakter inilah yang kemudian melekat pada berbagai produk Joger.
Bermula dari sebuah toko souvenir kecil di Jalan Sulawesi, Denpasar, di depan Pasar Badung, nama Joger resmi dilahirkan tanggal 19 Januari 1981. Nama ini melekat terus, hingga akhirnya pada tanggal 7 Juli 1987, Joger membuka satu toko souvenir besar di Jalan Raya Kuta, Bali, yang semakin ramai, hingga kini. Tadinya, Mr Joger memutuskan hanya ada satu toko besar ini. Tetapi kemudian karena membludaknya pengunjung hingga sering memacetkan jalan di sekitar Kuta, Joger akhirnya membuka lagi satu toko yang menyediakan barang-barang yang sama di Tabanan, ke arah Bedugul.

11.  Danau Bedugul
Danau Bedugul berlokasi pada ketinggian daratan sekitar 1.239 meter di atas permukaan air laut dan terdapat sebuah pura di pinggir danau Bedugul yang bernama Pura Ulun Danau Beratan. Keunikan inilah yang membuat wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang berkunjung sangat terkesan. Mereka tidak hanya bisa melakukan wisata sejarah, namun juga dapat menikmati keindahan alam di kawasan tersebut. Danau Bedugul para wisatawan akan disambut oleh warna-warni bunga, pepohonan cemara yang rindang, dan hijaunya rerumputan.
Tempat wisata ini sudah dilengkapi dengan fasilitas parkir yang memadai, toilet, dan taman bermain untuk anak-anak. Warung- warung kecil maupun restoran dengan berbagai menu yang menarik juga dekat dikawasan ini. Bagi wisatawan yang ingin berlama-lama, dapat memilih penginapan yang sesuai dengan isi kantong. Sangat cocok jika berlibur ke Bali bersama teman maupun keluarga.


















BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Setelah Penulis mengikuti berbagai kegiatan dan juga melakukan penelitian, akhirnya penulis dapat menyimpulkan beberapa hal, yaitu :
1.      Kita sebagai generasi muda yang baik harus ikut melestarikan kebudayaan ini bukan hanya di Pulau Bali saja, melainkan di seluruh pelosok – pelosok nusantara kita.
2.      Indonesia Negara dengan berbagai Pulau yang memiliki beragam kebudayaan serta pesona kehidupan alam yang sangat luar biasa indahnya tidak kalah dengan Negara – Negara lain.

B.     Saran
Setelah melakukan perjalanan dan observasi langsung dari lokasi perjalanan. Penulis memberikan saran sebagai berikut :
1.      Beramah tamahlah dan berlaku sopan pada Negara lain karena beramah tamah dan berlaku sopan itu mencerminkan rasa kepribadian yang luhur.
2.      Sebagai generasi muda, supaya menjaga dan melestarikan, jangan sampai kekayaan Indonesia di rebut oleh Negara lain.
3.      Tingkatkan mutu belajar dan raihlah ilmu sedalam – dalamnya dan juga tingkatkan pengetahuan tentang kebudayaan.







DAFTAR PUSTAKA

5.      Herman ra syid,prandito,supri hadi-1999. Atlas sejarah Nasional Surabaya: PT;Karya pembina swadaya


                                  

1 komentar:

  1. Lucky Club Casino Site
    The luckyclub.live Lucky Club Casino Site is an exciting and convenient way to get on with your family, friends, and the place you love to play. Join now and start earning points

    BalasHapus